1.  Visi SKPD

      Pembangunan Sistem Pelayanan Kependudukan kepada masyarakat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pulang pisau. Hal ini berakibat pada penyerapan tenaga kerja lokal dan penerapan teknologi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan berdampak luas pada dinamika perekonomian daerah.

      Berkaitan dengan tuntutan kemandirian dari pelaksanaan otonomi daerah yang nyata, luas dan bertanggung jawab di perlukan visi sebagai cara pandang jauh ke depan kemana organisasi hendak di bawa agar dapat eksis, antisipatif, inovatif dan memiliki gambaran yang menantang keadaan masa depan yang diinginkan. Sehubungan dengan hal tersebut visi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pulang Pisau untuk tahun 2018-2023, yaitu :

KADIS DUKCAPIL PULANG PISAU

Subagijo, S.K.M, M.Kes

Penjelasan Visi

    Visi ini Menggambarkan Suatu Upaya untuk mewujudkan Tertib Administrasi dan Peningkatan Pelayanan Publik dibidang Kependudukan yaitu pelayanan KTP-El (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), KK (Kartu Keluarga), LAMPID (Lahir Mati Pindah Datang) dan Akta-akta Catatan Sipil (Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Kematian, Akta Pengesahan dan Pengakuan Anak) yang di landasi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan dan akta-akta catatan sipil, tersedianya data penduduk yang valid serta terciptanya suatu pelayanan yang transparan, sederhana, cepat, tepat dan memiliki kepastian hukum sehingga terwujud suatu pelayanan yang tertib, akurat dan dinamis.

    Secara ringkas VISI Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Pulang Pisau dapat di uraikan sebagai Berikut berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, yaitu :

a.  Administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan pendataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain.

b.  Pencatatan sipil adalah pencatatan peristiwa penting yang di alami oleh seseorang dalam registrasi pencatatan sipil pada instansi pelaksana. Sistem Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan rangkaian kegiatan yang tidak dapat dipisahkan yang ditangani oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pulang Pisau. Oleh karena itu dalam menjalankan tugas tersebut tentu ada harapan yang ingin diwujudkan, yaitu :

  1. Sistem administrasi kependudukan dan Pencatatan Sipil yang tertib :  Dalam melaksanakan kegiatan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil selalu menjalankan tahapan atau prosedur yang berlaku, tidak melewati tahapan yang sudah ditentukan dan tidak menyimpang dari aturan-aturan yang berlaku.
  2. Sistem Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang akurat : Dalam melaksanakan kegiatan pencatatan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, data yang ada dan diberikan harus benar, tidak memberikan data palsu dan tidak memanipulasi data, sehingga data tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Sistem Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dinamis : Dalam melaksanakan sistem administrasi kependudukan dan pencatatan sipil data yang ada harus mengikuti perkembangan waktu terakhir, sehingga perubahannya kelihatan setiap waktu, apakah data yang ada statis atau tidak, atau misalkan dokumenyang dimiliki masih berlaku atau tidak. Apabila Sistem Administrasi Kependudukan dan Pebcatatan Sipil tertib, akurat dan dinamis maka dalam penyusunan rencana pembangunan dan dalam menentukan kebijakan pembangunan akan berjalan dengan baik dan lancar.

“TERWUJUDNYA SISTEM ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL YANG TERTIB, AKURAT DAN DINAMIS MENUJU PENDUDUK YANG BERKUALITAS”

2. Misi SKPD

Untuk mewujudkan Visi diatas, maka misi yang akan diemban SKPD Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil merumuskan misi untuk tahun 2018-2023 yaitu : 

a. Membangun prosedur dan mekanisme pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

b. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.

c. Mengembangkan sistem administrasi kependudukan yang berbasis teknologi informasi

d. Membangun partisipasi masyarakat untuk meningkatkan administrasi kependudukan.